<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pentil</title>
	<atom:link href="http://rizalihadi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rizalihadi.wordpress.com</link>
	<description>cathetane guru bodho!</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Apr 2011 03:50:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rizalihadi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/6edfd50b210684abea9472268f8410d7?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Pentil</title>
		<link>http://rizalihadi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rizalihadi.wordpress.com/osd.xml" title="Pentil" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rizalihadi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Taman Bunga Sang Pujangga</title>
		<link>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/08/taman-bunga-sang-pujangga/</link>
		<comments>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/08/taman-bunga-sang-pujangga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 01:12:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizalihadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathetan]]></category>
		<category><![CDATA[cerkak]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[kahlil gibran]]></category>
		<category><![CDATA[karya sastra]]></category>
		<category><![CDATA[kata mutiara]]></category>
		<category><![CDATA[poem]]></category>
		<category><![CDATA[puisiku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizalihadi.wordpress.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Taman Bunga Sang Pujangga Wahai engkau sang pujangga, Yang mampu menyihir pagi menjadi sebuah kopi Yang pahit tapi mampu membuka misteri awal kehidupan dan yang mampu menyulap siang menjadi cambuk agar kehidupan yang lelah dapat dijalani walau dengan paksaan dan atau engkau yang mampu menggaibkan malam menjadi sebuah irama yang merdu yang merangkum nada-nada dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=312&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/kahlil-gibran-the-prophet.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-313" title="kahlil-gibran--the-prophet" src="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/kahlil-gibran-the-prophet.jpg?w=230&#038;h=300" alt="" width="230" height="300" /></a></p>
<p>Taman Bunga Sang Pujangga</p>
<p>Wahai engkau sang pujangga,<br />
Yang mampu menyihir pagi menjadi sebuah kopi<br />
Yang pahit tapi mampu membuka misteri awal kehidupan<br />
dan yang mampu menyulap siang menjadi cambuk<br />
agar kehidupan yang lelah dapat dijalani walau dengan paksaan<br />
dan atau engkau yang mampu menggaibkan malam menjadi sebuah irama yang merdu<br />
yang merangkum nada-nada dari dawai yang masih terikat kencang<br />
atau yang putus pada harpa-harpa ciptaNya<br />
Aku adalah umat yang membaca kitabmu jua<br />
atau mungkin ia adalah cahaya bijak yang kau pijarkan<br />
yang kau nyalakan dari pelita hati yang padam dari setiap umatmu<br />
Ijinkanlah aku<br />
Ijinkanlah aku singgah di tamanmu yang penuh dengan bunga yang pernah kau tanami di setiap masa yang kau singgahi<span id="more-312"></span></p>
<p>Wahai engkau sang pujangga,<br />
Apakah ini bunga tulip itu, yang besarnya tak sebanding dengan mawar di desaku?<br />
Bagaimana kau menanamnya? bukankah ini hanya tanaman yang hanya hidup di negeri yang daratnya tak lebih tinggi<br />
dibanding bahnya yang luas tak berbatas?</p>
<p>Ataukah apakah ini,<br />
bunga melati yang katanya adalah bunga pertama yang kau ajak bercinta di malam pertama<br />
engkau bercinta dengan kekasih hati yang selamnya hidup dalam jiwamu?</p>
<p>Tapi yang benar buatku heran<br />
dan yang paling aku harapkan lihatku akan taman megahmu<br />
Adalah bunga yang bertanam diantara tanah-tanah tandus khas desa halamanku<br />
; Ialah bunga bangkai yang kau rawat dengan cinta<br />
sehingga disetiap bau yang tercipta<br />
adalah wewangian yang lebih wangi dari pada milik seorang wanita pencinta<br />
atau bagi ia yang menyebut dirinya sebagai piayi-piyai pemuja Tuhan kita</p>
<p>akh, sungguh ragaku mampu menerima<br />
keindahan dari tiap bunga yang tumbuh ditamanmu,<br />
wewangian yang ditimbulkan dari kombinasi-kombinasi alam<br />
yang menurutmu adalah cinta, derita, bijak, kedengkian, nafsu<br />
dan seluruh rasa yang hidup dalam setiap nafas jiwa sang pemujamu<br />
; walau dengan rasa malu harus kuakui<br />
Jiwaku masih mencari bentuk dari alomorf-alomorf kata<br />
yang mekar dalam setiap bunga di tamanmu</p>
<p>Wahai engkau sang pujangga,<br />
Ijinkan aku memetik satu bunga dari tamanmu<br />
;bukankah itu tak merusak indahnya yang tetap abadi<br />
walau waktu semakin layu untuk merawat keindahan warna dari tiap kelopak bungamu<br />
Ijinkan aku menanam nantinya<br />
walau bila akhirnya tak kutemukan tanah di desaku untuk ditanami<br />
kan sembahkan hati ini untuk bersedia rela menjadi tempat bunga itu tumbuh<br />
tau mungkin, kan kurampas tanah dari desa mereka yang tak mengenal namamu<br />
;<br />
Sungguh, maka berikanlah itu<br />
karna memang lain datangku adalah itu<br />
Memetik dan menanam di tanahku</p>
<p>Wahai engkau sang pujangga,<br />
Sebelum aku pergi dari tamanmu<br />
inginku meyakinkanmu<br />
bahwa benar adanya aku adalah seorang papa<br />
seperti yang sudah terlihat di batinmu yang bijak<br />
yang telah membaca beratus ribu kehidupan<br />
Maka dengan adanya,<br />
maklumilah aku bila meminta-pinta</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rizalihadi.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rizalihadi.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rizalihadi.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rizalihadi.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rizalihadi.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rizalihadi.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rizalihadi.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rizalihadi.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rizalihadi.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rizalihadi.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rizalihadi.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rizalihadi.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rizalihadi.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rizalihadi.wordpress.com/312/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=312&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/08/taman-bunga-sang-pujangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/kahlil-gibran-the-prophet.jpg?w=230" medium="image">
			<media:title type="html">kahlil-gibran--the-prophet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pertanyaan</title>
		<link>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/07/pertanyaan/</link>
		<comments>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/07/pertanyaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 06:48:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizalihadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathetan]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[kata mutiara]]></category>
		<category><![CDATA[poem]]></category>
		<category><![CDATA[puisiku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizalihadi.wordpress.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Kawan, Sepertinya kita kehilangan bara untuk membumihanguskan dunia Aku tak tau siapa yang mencurinya Bukankah sudah kau sembunyikan itu pada Jiwa-jiwa pemberontak Pada jiwa-jiwa lapar yang terhimpit ideologi? Kawan, Sepertinya kita kehilangan pembakaran untuk mereka yang mati Aku tak tau siapa yang mencurinya Bukankah dapur-dapur kita masih hangat akan kepulan asap semalam Akan racikan bumbu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=308&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/merenung.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-309" title="merenung" src="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/merenung.jpg?w=300&#038;h=285" alt="" width="300" height="285" /></a></p>
<p>Kawan,</p>
<p>Sepertinya kita kehilangan bara untuk membumihanguskan dunia</p>
<p>Aku tak tau siapa yang mencurinya</p>
<p>Bukankah sudah kau sembunyikan itu pada Jiwa-jiwa pemberontak</p>
<p>Pada jiwa-jiwa lapar yang terhimpit ideologi?<span id="more-308"></span></p>
<p>Kawan,</p>
<p>Sepertinya kita kehilangan pembakaran untuk mereka yang mati</p>
<p>Aku tak tau siapa yang mencurinya</p>
<p>Bukankah dapur-dapur kita masih hangat akan kepulan asap semalam</p>
<p>Akan racikan bumbu yang kita rampas dari rahim nenek kita?</p>
<p>Kawan,</p>
<p>sepertinya ada pencuri di sini</p>
<p>di rumah yang kita tinggali berdua</p>
<p>Siapa?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rizalihadi.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rizalihadi.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rizalihadi.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rizalihadi.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rizalihadi.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rizalihadi.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rizalihadi.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rizalihadi.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rizalihadi.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rizalihadi.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rizalihadi.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rizalihadi.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rizalihadi.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rizalihadi.wordpress.com/308/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=308&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/07/pertanyaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/merenung.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merenung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Trah</title>
		<link>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/04/trah/</link>
		<comments>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/04/trah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 01:58:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizalihadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[kata mutiara]]></category>
		<category><![CDATA[poem]]></category>
		<category><![CDATA[sajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizalihadi.wordpress.com/?p=304</guid>
		<description><![CDATA[Ayah, Kenapa kau beri aku suatu kutukan? Apa salahnya bila aku hanya ingin menjadi debu bebas mengotori apa siapa saja Ayah, Kenapa kau beri aku suatu kutukan? Memikul dan menaklukkan seluruh alam atas namamu Adalah berat bagiku Walau tanpa inginmu jua inginku Kenapa kau beri aku kutukan Ayah,<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=304&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/275px-ekalavya1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-305" title="275px-Ekalavya1" src="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/275px-ekalavya1.jpg?w=125&#038;h=125" alt="" width="125" height="125" /></a>Ayah,</p>
<p>Kenapa kau beri aku suatu kutukan?</p>
<p>Apa salahnya bila aku hanya ingin menjadi debu</p>
<p>bebas mengotori apa siapa saja<span id="more-304"></span></p>
<p>Ayah,</p>
<p>Kenapa kau beri aku suatu kutukan?</p>
<p>Memikul dan menaklukkan seluruh alam atas namamu</p>
<p>Adalah berat bagiku</p>
<p>Walau tanpa inginmu</p>
<p>jua inginku</p>
<p>Kenapa kau beri aku kutukan</p>
<p>Ayah,</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rizalihadi.wordpress.com/304/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rizalihadi.wordpress.com/304/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rizalihadi.wordpress.com/304/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rizalihadi.wordpress.com/304/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rizalihadi.wordpress.com/304/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rizalihadi.wordpress.com/304/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rizalihadi.wordpress.com/304/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rizalihadi.wordpress.com/304/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rizalihadi.wordpress.com/304/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rizalihadi.wordpress.com/304/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rizalihadi.wordpress.com/304/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rizalihadi.wordpress.com/304/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rizalihadi.wordpress.com/304/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rizalihadi.wordpress.com/304/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=304&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/04/trah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/275px-ekalavya1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">275px-Ekalavya1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nguri-uri Basa lan Budaya Jawa Geneya Kudu?</title>
		<link>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/04/nguri-uri-basa-lan-budaya-jawa-geneya-kudu/</link>
		<comments>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/04/nguri-uri-basa-lan-budaya-jawa-geneya-kudu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 01:09:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizalihadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathetan]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Bodho]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[budaya jawa]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[news]]></category>
		<category><![CDATA[nguri-uri]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizalihadi.wordpress.com/?p=300</guid>
		<description><![CDATA[Pentil isih kelingan nalika cilikan biyen dolanan ana pelataran omah -kaya wes gedhe wae. Pelatan kang  jembar iku dadi suwargane kanca-kanca kanggo dolanan benthik, patahan, bentengan lan liyane. Iya, kuwi mau dolanan sing kerep dimaenake sabudhale sekolah. Saiki? pelataran mau wes dadi gedhong sing megrang-megrang. Akh&#8230; Beda cerita ning isih jaman cilikan. Wektu kuwi Pentil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=300&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Pentil isih kelingan nalika cilikan biyen dolanan ana pelataran omah -kaya wes gedhe wae. Pelatan kang  jembar iku dadi suwargane kanca-kanca kanggo dolanan benthik, patahan, bentengan lan liyane. Iya, kuwi mau dolanan sing kerep dimaenake sabudhale sekolah. Saiki? pelataran mau wes dadi gedhong sing megrang-megrang. Akh&#8230;</em></p>
<p><em>Beda cerita ning isih jaman cilikan. Wektu kuwi Pentil didhawuhi bu Lik jupuk katul ana tangga teparone. Nalikane bali gawa katul, bu Lik lagi metu omah lan sing ana omah mung simbah. &#8220;Mbah, iki katule&#8221;, karo bengok banjur bladhas lunga. Merga kedadyen kuwi, seminggu dadi omongane bu Lik yen aku ora duwe sopan santun lan tata krama marang wong tuwa. Huft&#8230;</em></p>
<p>Kuwi mau crita nalikane Pentil isih cilik. Banjur sing dadi perkara apa?<a href="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/rizal.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-301" title="rizal" src="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/rizal.jpg?w=125&#038;h=125" alt="" width="125" height="125" /></a><span id="more-300"></span></p>
<p>Nalikane Pentil mlebu salah sijine <a title="boso jowo" href="http://www.facebook.com/#/bosojowo?ref=ts">forum kang ngrembuk basa Jawa</a> ana situs jejaring sosial, akeh sing ngrembug bab nguri-uri basa Jawa. Criyose, basa lan budaya Jawa kudu diuri-uri supaya tembe burine ora <em>punah.</em> Akeh sing guneman yen bocah saiki padha ora njawani. Cekake, yen dudu dhewe (wong Jawa) sapa maneh sing kudune nguri-nguri.</p>
<p>Pentil dadi mikir, apa iya yen basa lan budaya Jawa kuwi kudu diuri-uri? Basa sing endi? budaya kang kaya apa? Yen pancen kudu Diuri-uri, apa ya kudu dhewe, wong Jawa?</p>
<p>Pentil dadi kelingan nalikane sih dadi mahasiswa. &#8220;Basa kuwi arbitrer, unik, fleksibel, dinamis, universal lan minangkane identitas dhiri&#8221;, ngendikane salah siji dosen basa.  Cekake, basa kuwi ngrembaka lan jumbuh miturut lakune jaman.</p>
<p>Katrangan sing kaya mengkono gawe kemrungsunge pikir. Yen mengkono salawase sih ana wong (Jawa) sing urip, ora bakalan basa (Jawa) ilang. Lak mengkono ta logikane? Nyatane, -sing jarene wong tuwa akeh cah enom sing ora njawani- basa Jawa sih eksis nganti seprene. Banjur apa sing kudu diwedeni?</p>
<p>Isih kelingan basa kawi, basa jawa kuna? Basa kang asring ana kitab-kitab kuna. Apa iya basa sing uwis ora dinggo minangka basa padinan kuwi bener-bener ilang? Apa ana sing mikir yen basa kuwi mung owah bebarengan lakune jaman, dadi basa padinan sing asring dhewe anggo? Jarene basa kuwi dinamis? Logikane mengkono ta? Nyatane, ora ana sing gembar-gembor yen dheweke (wong Jawa) kelangan basa Kawi. Banjur pitakonane, apa yen nom-noman saiki ora ngerti unggah-ungguh, basa Jawa dadi ilang?</p>
<p>Beda maneh budaya. Budaya kuwi asil saka makaryane menungsa. Dadi thukul lan ilang kuwi ya siklus. La wong menungsa wae ana lair lan mati. Lak mengkono ta? Yen pancen kudu diuri-uri, sing diuri-uri kuwi budaya sing kaya apa? Apa sing padha regudugan, sikut-sikutan, encot-encotan kanggo ngalap berkah sesajen sing diler-ler? Kuwi? Tambah maneh akeh sing ngresula,  jarene sing nguri-nguri kok malah wong manca, ora wonge dhewe. Terus bedane apa? Wedi yen budaya mau mengkone dipatenke wong liya? Akh..</p>
<p>Tulisan iki ora duwe teges yen Pentil kuwi sengit karo basa lan budaya Jawa. Pentil mung pengen rembugan saka sudut panjingglengan liya. Nguri-uri basa lan budaya kuwi apik, merga kuwi minangka simbol identitas dhiri. Ning apa salahe yen basa lan budaya kuwi ngrembaka miturut lakune jaman lan diuri-uri wong manca? Penting jupuk apike lan ngresepi maknane. Tak kira mengkono. Yen pancen sih ora trima, ya lakoni dhewe. Ora mung gembar-gembor tok. Panjenengan?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rizalihadi.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rizalihadi.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rizalihadi.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rizalihadi.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rizalihadi.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rizalihadi.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rizalihadi.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rizalihadi.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rizalihadi.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rizalihadi.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rizalihadi.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rizalihadi.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rizalihadi.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rizalihadi.wordpress.com/300/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=300&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/04/nguri-uri-basa-lan-budaya-jawa-geneya-kudu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/rizal.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>(Bagian satu)</title>
		<link>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/03/bagian-satu/</link>
		<comments>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/03/bagian-satu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 11:40:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizalihadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathetan]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[kata mutiara]]></category>
		<category><![CDATA[poem]]></category>
		<category><![CDATA[puisiku]]></category>
		<category><![CDATA[sajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizalihadi.wordpress.com/?p=294</guid>
		<description><![CDATA[(bagian satu) Pagi membunuh malam dengan kejam dengan beribu cahaya ia tusukkan harapan yang menjadi racun bagi pemuja kelam memang benar malam adalah keputusasaan yang merenggut berjuta mimpi para musafir Tapi bukankah dengan cara itu ia beri makan anak-anak serigala lapar? Sungguh aku tak dapat mencerna misteri apa yang baru saja aku liwati di sisi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=294&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(bagian satu)</p>
<p>Pagi membunuh malam dengan kejam<br />
dengan beribu cahaya ia tusukkan<br />
harapan yang menjadi racun bagi pemuja kelam<br />
memang benar<br />
malam adalah keputusasaan<br />
yang merenggut berjuta mimpi para musafir<br />
Tapi bukankah dengan cara itu ia beri makan anak-anak serigala lapar?<a href="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/api.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-295" title="api" src="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/api.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><span id="more-294"></span><br />
Sungguh aku tak dapat mencerna<br />
misteri apa yang baru saja aku liwati<br />
di sisi lain aku berdiri menunggu kereta harapan<br />
di muka lain akulah pemuja kelam penikmat keputusasaan<br />
akh&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rizalihadi.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rizalihadi.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rizalihadi.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rizalihadi.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rizalihadi.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rizalihadi.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rizalihadi.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rizalihadi.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rizalihadi.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rizalihadi.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rizalihadi.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rizalihadi.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rizalihadi.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rizalihadi.wordpress.com/294/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=294&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/03/bagian-satu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/api.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">api</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Salahe Sapa Dadi Bangsa Sopan Andhap Asor Luhur ing Budi?</title>
		<link>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/02/salahe-sapa-dadi-bangsa-sopan-andhap-asor-luhur-ing-budi/</link>
		<comments>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/02/salahe-sapa-dadi-bangsa-sopan-andhap-asor-luhur-ing-budi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 02:33:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizalihadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathetan]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Bodho]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[news]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizalihadi.wordpress.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Salahe Sapa Dadi Bangsa Sopan Andhap Asor Luhur ing Budi? Nalikane Puntadewa dijak maen dadu korawa, dheweke ngerti yen kuwi mung akal-akalan kanggo nyingkirake Pandawa. Ning panjalukan mau tetep ditrima kathi legawa, ora mikirke meh dinakali apa diapusi. Penting, antarane Pandawa lan Korawa duweni harmonisasi kang adem tentrem. Dalah mburi-burine Pandawa diisin-isin, diwudani ajine  lan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=280&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Salahe Sapa Dadi Bangsa Sopan Andhap Asor Luhur ing Budi?</strong></p>
<p><em>Nalikane Puntadewa dijak maen dadu korawa, dheweke ngerti yen kuwi mung akal-akalan kanggo nyingkirake Pandawa. Ning panjalukan mau tetep ditrima kathi legawa, ora mikirke meh dinakali apa diapusi. Penting, antarane Pandawa lan Korawa duweni harmonisasi kang adem tentrem. Dalah mburi-burine Pandawa diisin-isin, diwudani ajine  lan kudu buwang dhiri, tetep dilakoni kanthi ksatria, ora mokal ora nggelut.</em></p>
<p>***</p>
<p>Kuwi mau tugelane crita Mahabarata kang isine kondhang ngemu kautamane ngaurip. Perang antarane becik lan ala, putih lan ireng sajrone atine manungsa sing diwakili Pendawa lan Korawa. Kalorone padha sedulure, padha keturunane, bangsa Barata.</p>
<p>Indonesia lan Malaysia ora beda karo crita Pandawa lan Korawa. Padha sedulure, pada suku bangsane, Melayu. Ning ya kaya crita  mau, mesti ana sengol-sengolane, ana tukarane.<a href="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/peta-indonesia.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-281" title="peta-indonesia" src="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/peta-indonesia.jpg?w=300&#038;h=201" alt="" width="300" height="201" /></a><span id="more-280"></span></p>
<p>Sing paling anyar, nalikane petugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) cacah telu, jumat, 13 Agustus 2010 dicekel Marine Police Malaysia (MPM) ing perairan Tanjung Berakit, Bintan. Edane, kedadeyan kuwi isih ana sajroning kawasan Indonesia. Edan tenan!</p>
<p>Wiwitane, petugas DKP nembe bae nyekel nelayan pitu warga Malaysia sing nyekel iwak ana kawasan perbatasan. Ora let suwe, petugas kuwi dicekel genti karo MPM. Petugas sing isih nganggo klambi dinas dicekel, diwudani, lan dinggoni klambine para durjana &#8211; Jen ngece tenan!</p>
<p>Kedadeyan kuwi gawe nesune rakyat Indonesia. Durung garing tatune Ambalat, Malaysia wis wani polah maneh nyekel petugas DKP ana ing wilayah Indonesia. Iya si, kanthi dalan diplomasi petugas telu mau bare diculake. Ning ora kuwi perkarane, iki perkara harga dhiri. Sadumuk bathuk sanyari bumi, yen perkarane ana gandheng cenenge karo harga dhiri, ya kudu dibela nganti tugeling jaja, pecahing dhadha, lan wutahing ludira. Dadi dimaklumi nalikane kedutaan besar Malaysia dibalangi tai karo demonstran indonesia. Kuwi mau ekspresi mendhekele, mangkele rakyat Indonesia.</p>
<p>Ning yen dipikir, perkara polahe Malaysia marang Indonesia –kayane- ora owal saka prinsip bangsa kang –jarene- sopan, duweni unggah-ungguh, andhap asor lan luhur ing budi. Dadi senajan dinakali ping pira wae, ya tetep sopan lan tetep jejeg ing budi. <strong>–Apes!</strong></p>
<p>Sejatine polah kang sopan, andhap asor lan luhur ing budi kuwi tegese ora tanpa daya lan nrimanan. Kuwi mau kena dinggo, nanging nalikane wes diece entek-entekan, diwudani ajine, jan-jane ya kudu nglawan. Ora mung nrima lan nrima. Gampange, yen kuwat dadi tatakan ya dadia tatakan, ning yen bisa dadi palu, ya antemake. Lak ngono? –jen gregeten dhewe.</p>
<p>Apa maneh yen nontoni sikape pemerintah. Kanggo jagani reketing rasa seduluran, pemerintah mung nrima, ora wani teges. Nrima entuk, ning yen wani teges luwih apik. Sing kudu dingerteni, teges kuwi ora kudu adu okol. Ora kudu gelut!</p>
<p>Teges kuwi sikap, prinsip ajining dhiri. Dadi yen ora teges ya mburi-burine tetep wae diece, dinyek, disepelekake. Ora diajen blas!</p>
<p>***</p>
<p>Prihatine awak iki ora entek-entek senajan Pak SBY wis menehi respon, –senajyan pidhato normatif (ora teges)- kuciwa iki ora kurang.</p>
<p>Ya, memper critane Pandawa-Korawa. Pandawa dinakali, diapusi, diwudani dening Korawa. Ora beda karo Indonesia lan Malaysia. Pandawa ngalah, nrima kanthi legawa kanggo entuk kamulyan ing tembe buriune. Senajyan kamulyane ditentoke ana kurusetra.</p>
<p>Indonesia???  Piye kabare?!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rizalihadi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rizalihadi.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rizalihadi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rizalihadi.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rizalihadi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rizalihadi.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rizalihadi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rizalihadi.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rizalihadi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rizalihadi.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rizalihadi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rizalihadi.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rizalihadi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rizalihadi.wordpress.com/280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=280&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/09/02/salahe-sapa-dadi-bangsa-sopan-andhap-asor-luhur-ing-budi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/09/peta-indonesia.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">peta-indonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lelucon Jadi Lelaraan</title>
		<link>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/06/22/lelucon-jadi-lelaraan/</link>
		<comments>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/06/22/lelucon-jadi-lelaraan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 02:19:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizalihadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathetan]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Bodho]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Guyonan]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lelucon]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizalihadi.wordpress.com/?p=269</guid>
		<description><![CDATA[Irah-irahan neng duwur mboh salah apa bener -lali je. Dadi intine sing maune pengin guyon, lelucon malah dadi prekara sing ala. Ya, isih bab skandal seks memper artis Ariel New Peterpen. Lak wis lawas to beritane? Mula kuwi! Jan-jane Pentil ki wegah komentar bab kuwi, nanging nontoni postingan ana internet dadi prihatin. Gene? Skandal mau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=269&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Irah-irahan neng duwur mboh salah apa bener -lali je. Dadi intine sing maune pengin guyon, lelucon malah dadi prekara sing ala.</p>
<p>Ya, isih bab skandal seks memper artis Ariel New Peterpen. Lak wis lawas to beritane? Mula kuwi! Jan-jane Pentil ki wegah komentar bab kuwi, nanging nontoni postingan ana internet dadi prihatin. Gene?</p>
<div id="attachment_270" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/06/ariel-2.jpg"><img class="size-medium wp-image-270" title="Stop" src="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/06/ariel-2.jpg?w=300&#038;h=210" alt="Skandal mirip artis" width="300" height="210" /></a><p class="wp-caption-text">Memper artis, stop!</p></div>
<p><span id="more-269"></span></p>
<p>Skandal mau pancen wis dadi skandal paling panas tahun iki -kayane. Ora bahen-bahen, wis entuk &#8220;penghargaan&#8221; skandal nasional. Sapa sing ora ngerti Ariel? Luna Maya? uga Cut Tari? sapa? kayane wong sak Indonesia wis padha ngerti kabeh. Terus?</p>
<p>Kahanan mau didadikake guyonan ana masyarakat. Masyarakat sing gething karo video kuwi, banjur rame-rame gawe lelucon. Tuladhane foto sing diedit-edit. Sing maune memper <a title=" Slengean society " href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30745587&amp;op=1&amp;o=global&amp;view=global&amp;subj=1574357610&amp;id=1502255307&amp;ref=pf" target="_blank">Cut Tari diganti memper Mpok Nori.</a> Ana maneh sing sok-sok digawe memper majalah, terus diisi foto-foto memper artis <a title="Wall Photos" href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30814903&amp;id=1287020699#!/photo.php?pid=30814904&amp;id=1287020699&amp;fbid=1325818187325" target="_blank">&#8220;calon&#8221; pemain sateruse</a>. Isih akeh neh, mung ora pengin Petil bahas maneh.</p>
<p>Kahanan sing kaya kuwi, sing pengine guyon, gawe atine Pentil prihatin. Pengine guyon, gawe lelucon ning bisa-bisa malah dadi lelaraan. Kok bisa? Coba dipikir, piye rasane wong sing digawe guyon kuwi, kaya Mpok Nori lan artis liyane sing ora melu-melu. Ora mangan ceceke, ning kena pulute. Ya, yen sing ana gambar kuwi narima? Yen ora? Lak ngono to? Apa guyon kuwi kudu ngono? Ora to? -kok malah dadi jengkel dhewe. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mula, lumantar tulisan iki ayo bereng-bareng nyetop postingan sing kaya kuwi, yen prelu dibusek. Yakin, ora lucu!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rizalihadi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rizalihadi.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rizalihadi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rizalihadi.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rizalihadi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rizalihadi.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rizalihadi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rizalihadi.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rizalihadi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rizalihadi.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rizalihadi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rizalihadi.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rizalihadi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rizalihadi.wordpress.com/269/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=269&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/06/22/lelucon-jadi-lelaraan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/06/ariel-2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Stop</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ku namakan kau Rizal</title>
		<link>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/06/21/kunamakan-kau-rizal/</link>
		<comments>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/06/21/kunamakan-kau-rizal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 07:08:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizalihadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[coretan]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[kata]]></category>
		<category><![CDATA[poem]]></category>
		<category><![CDATA[puisiku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizalihadi.wordpress.com/?p=260</guid>
		<description><![CDATA[Ku Namakan kau Rizal Ku namakan kau rizal karena dulu ada seorang yang kukagumi hanya seorang yang suka berlari Mencari dan menjemput satu bola di atas hijau yang meluas Bertarung tanpa lelah untuk dibagi sesama Ya, namanya rizal Ku namakan kau rizal Karena dulu ada seorang yang kukagumi Dia hanya penjaja pasta gigi Yang suka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=260&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ku Namakan kau Rizal</p>
<p>Ku namakan kau rizal<br />
karena dulu ada seorang yang kukagumi<br />
hanya seorang yang suka berlari<br />
Mencari dan menjemput satu bola<br />
di atas hijau yang meluas<br />
Bertarung tanpa lelah untuk dibagi sesama<br />
Ya, namanya rizal</p>
<p><a href="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/06/rizal.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-261" title="rizalihadi" src="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/06/rizal.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><br />
<span id="more-260"></span><br />
Ku namakan kau rizal<br />
Karena dulu ada seorang yang kukagumi<br />
Dia hanya penjaja pasta gigi<br />
Yang suka menggosok pastanya pada gigi apa saja<br />
Tak peduli siapa, apa dan bagaimana<br />
dia terus menjaja<br />
Ya, namanya rizal</p>
<p>Ku namakan kau rizal<br />
karena dulu ada seorang yang kukagumi<br />
tulus menjaga pertiwi<br />
Dia tertembak di dahi<br />
dia terus mewangi<br />
Tapi tak pernah benar-benar mati<br />
Ya, namanya rizal</p>
<p>Ku namakan kau rizal<br />
bukan sembarang rizal<br />
karena dulu ada seorang yang kukagumi<br />
Dia pemimpin sejati<br />
dari masa ke masa<br />
menjadi panutan dan suri tauladan<br />
Dia memang bukan rizal<br />
tapi Bukankah namanya ku sisipkan di depanmu?</p>
<p>Aku tak peduli sekarang banyak nama rizal di negeri ini<br />
Ada yang kaya<br />
ada yang gagah<br />
ada yang sarjana<br />
ada yang perkasa<br />
Ada yang juara<br />
aku tak peduli!<br />
Sungguh!</p>
<p>Ku namakan kau rizal<br />
karena kau anakku<br />
sungguh benar-benar anakku<br />
yang ingin kupanggil rizal saja</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rizalihadi.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rizalihadi.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rizalihadi.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rizalihadi.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rizalihadi.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rizalihadi.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rizalihadi.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rizalihadi.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rizalihadi.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rizalihadi.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rizalihadi.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rizalihadi.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rizalihadi.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rizalihadi.wordpress.com/260/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=260&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/06/21/kunamakan-kau-rizal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/06/rizal.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">rizalihadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>-Bukan- Catatan Doa</title>
		<link>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/06/18/bukan-catatan-doa/</link>
		<comments>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/06/18/bukan-catatan-doa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 22:43:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizalihadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathetan]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[coretan]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[puisiku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizalihadi.wordpress.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Ijinkan aku lebih mengenalmu Lebih dekat Seperti cinta yang Kau turunkan atasku Sebelum benar inginMu bersamaku Ijinkan aku Ijinkan aku lebih dekat lagi&#8230; Tuhan<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=256&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ijinkan aku lebih mengenalmu</p>
<p>Lebih dekat</p>
<p>Seperti cinta yang Kau turunkan atasku</p>
<p><a href="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/06/tanpa-nama.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-257" title="tanpa nama" src="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/06/tanpa-nama.jpg?w=228&#038;h=300" alt="" width="228" height="300" /></a></p>
<p>Sebelum benar inginMu bersamaku</p>
<p><span id="more-256"></span></p>
<p>Ijinkan aku</p>
<p>Ijinkan aku lebih dekat</p>
<p>lagi&#8230; Tuhan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rizalihadi.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rizalihadi.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rizalihadi.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rizalihadi.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rizalihadi.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rizalihadi.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rizalihadi.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rizalihadi.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rizalihadi.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rizalihadi.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rizalihadi.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rizalihadi.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rizalihadi.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rizalihadi.wordpress.com/256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=256&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/06/18/bukan-catatan-doa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/06/tanpa-nama.jpg?w=228" medium="image">
			<media:title type="html">tanpa nama</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Udan Kethek</title>
		<link>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/06/17/udan-kethek/</link>
		<comments>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/06/17/udan-kethek/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 03:31:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizalihadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathetan]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[coretan]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[nyleneh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizalihadi.wordpress.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Isuk iki jan-jane Pentil dadi petugas upacara ana kecamatan. Kok jan-jane, apa ora wani teka? Ora ngono, nalikane wes siyap-siyap upacara, mara-mara udan. Acara batal, dadi latihane sedina wingi dadi percuma -padahal ya seneng. Ya, udan. Udan kuwi kerep dadi pangarep-arep, uga dadi sing ora kekarep -wagu men basane ya. Nalikane ketiga dawa, kabeh uwong [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=249&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/06/rain.jpeg"><img class="alignnone size-medium wp-image-250" title="rain" src="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/06/rain.jpeg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Isuk iki jan-jane Pentil dadi petugas upacara ana kecamatan. Kok jan-jane, apa ora wani teka? Ora ngono, nalikane wes siyap-siyap upacara, mara-mara udan. Acara batal, dadi latihane sedina wingi dadi percuma -padahal ya seneng. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> <span id="more-249"></span></p>
<p>Ya, udan. Udan kuwi kerep dadi pangarep-arep, uga dadi sing ora kekarep -wagu men basane ya. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Nalikane ketiga dawa, kabeh uwong mesthi ngarep-arep tekane udan. Ora mung kanggo ilen, ning kaggo manungsa uga. Akeh sing ngrasakake kekeringan merga banyune padha asat.</p>
<p>Sawalike, nalikane rendheng akeh uwong sing ngarep-arep panas -basane isih wagu <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> . Neng panggonan pinggir kali, laut, akeh kedadeyan banjir lan rob. Kejaba kuwi akeh uwong sing arep makarnya dadi sungkan, merga udan.</p>
<p>Manungsa kuwi pancen akeh panjaluke -marang gusthine. Diwenehi udan njaluk panas, diwenehi panas njaluke udan. Jan manungsa.</p>
<p>Saka crita udan, ana sing lucu. Jane ora mung lucu thok, nanging bisa uga dianggep kebangeten. La piye?</p>
<p>Ngerti udan kethek? Udan, nanging langite isih wutuh padhang. Jan-jane, udan kuwi merga panjaluke manungsa sing kaya mau. Udan, ning panas. Lak ngono to?</p>
<p>Lha kebangetene neng ndi? Lha piye ora kebangeten, wis apik-apik diwenehi panjaluke -udan lan panas-, eh njenengine ala banget. Udan kethek! apa ora ngece kuwi? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Manungsa&#8230;manungsa&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Melas ketheke, ora melu-melu kok digawa-gawa. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Guyon! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rizalihadi.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rizalihadi.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rizalihadi.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rizalihadi.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rizalihadi.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rizalihadi.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rizalihadi.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rizalihadi.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rizalihadi.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rizalihadi.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rizalihadi.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rizalihadi.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rizalihadi.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rizalihadi.wordpress.com/249/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rizalihadi.wordpress.com&amp;blog=6164428&amp;post=249&amp;subd=rizalihadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rizalihadi.wordpress.com/2010/06/17/udan-kethek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rizalihadi.files.wordpress.com/2010/06/rain.jpeg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">rain</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
