Dan di Antara

DAN DI ANTARA
oleh: rizalihadi

Sudah tak ada waktu tersisa
lagi dan ini kembali

Aku mulai merenungkan mungkin juga meragukan
tentang makna hidup
tentang arti
atas sebuah pembenaran
betapa aku hanya menunggu nafas terhenti

;
katamu aku mulai goyah tatkala menyetubuhi prinsip
kadang ke barat
tak jarang ke timur untuk hari selanjutnya
seperti air pada daun talas
tak tentu arah
tapi pernahkah kau berfikir bahwa tak berprinsip merupakan sebuah prinsip?
bahkan air pada daun talas bukan terombang ambing
melainkan sifat alam atas kodrat yang dibawa?
Apa mungkin itu yang tak mampu kau baca?

Aku hanya menasbihkan pembenaran
lantaran aku tak mau kau sebut pecundang

;

Aku mulai merenungkan mungkin juga meragukan
tentang makna hidup
tentang arti
atas sebuah pembenaran
betapa aku hanya menunggu nafas terhenti

Sudah tak ada waktu tersisa
lagi dan ini kembali
berputar
dan di antara

Iklan

Perihal rizalihadi
Aku iki pentil sing balak. Isih cilik, ijo, durung mateng lan dipeksa katon mateng. Nanging ora apa, jalaran ngelmu iku kalakone kanthi laku :)

13 Responses to Dan di Antara

  1. kawanlama95 says:

    waktu tersisa masih ada
    biarlah waktu yang akan bercerita tentang apa yang dilihat dengar dan rasakan.

    puisinya bagus.potonya dimana tuh

  2. rizalihadi says:

    terima kasih kawanlama… foto di mrican mas. tau?

  3. hanjaya839 says:

    Wah wah!! KEREEN PUISINYA !!
    Semangat!

  4. sebuah karya yg bagus. membaca arti kehidupan memang perlu penghayatan yang mendalam agar kita bisa mengerti makna hidup yg sebenarnya
    salam, πŸ™‚

  5. rizalihadi says:

    Salam kenal juga buat adit (mas ato mbak) πŸ™‚
    Ya, sederhana yang (tak) sederhana πŸ˜€

  6. rizalihadi says:

    Wah, selamat datang kembali mas hanjaya. lama tak jumpa di sini… blognya njenengan ya “makin asyik aja” “bukan jargon salah satu stasiun tv, lho ya” πŸ˜€

  7. kiminuklir says:

    keren puisinya mas ^^
    guru sastra ya? hehe

  8. rizalihadi says:

    makasih (mas/mba) kimi πŸ˜€
    Saya bukan, eh belum jadi guru. cuma baru mampu mengajar saja πŸ˜€

  9. Abdul Muiz says:

    wah, mantap banget kak puisinya… jadi pengen

  10. rizalihadi says:

    dirimu labay ah iz…. πŸ˜€

  11. kiminuklir says:

    alhamdulillah…
    mampu mengajar berarti sudah bisa mengamalkan ilmu ^^
    barokalloh…

    mbak aja πŸ˜€

  12. adindot says:

    keren puisinya πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: