SEBUAH TANDA

Februari 2, 2010

Jangan Bilang

Diarsipkan di bawah: Sastra — Tag: — rizalihadi @ 6:52 am

Jangan bilang

Jangan bilang bapakku
Aku cumbui malam kemarin
Jangan sampaikan ibuku
Aku hamili malam kemarin
Waktu itu aku masih muda
Tergoda pada langit bugil
Terjerembab dalam selakangan bintang
Dan terangsang pada bulan bulat di dadanya (lagi…)

Agustus 16, 2009

Ironi Hari

Diarsipkan di bawah: Sastra — Tag: — rizalihadi @ 2:27 am

irono hari

Gerimis senja basahi catatan hari
Hanya terkesima melihat lukisan stasiun tua
Dimana sang kereta membawa koper-koper manusia buta kepada lembah peraduan

Nyalakan lentera zaman
Matahari sudah tenggelam
Dimakan laut yang tamak! (lagi…)

Agustus 9, 2009

Surat untuk angin II

Diarsipkan di bawah: Sastra — Tag: — rizalihadi @ 11:28 am

Surat untuk angin II

dia
memang jalang memang binatang
dia
kucingnya hanya bisa menyakar-nyakar daging busuk
dia
huh…hanya sibuk  menghitung laba jualan sikat gigi
dan dia…
hanya terus pamerkan ekornya yang kata orang cantik (lagi…)

Juli 5, 2009

Bulan Pada Suatu Ketika III

Diarsipkan di bawah: Sastra — Tag: — rizalihadi @ 2:04 am

Bulan Pada Suatu Ketika III

;Pagi ini aku telihat pucat kecu
Semalam aku menjagamu

;Siang ini aku terlihat hitam
Makannya mereka lebih suka menyebutku gerhana (lagi…)

Bulan Pada Suatu Ketika II

Diarsipkan di bawah: Sastra — Tag: — rizalihadi @ 1:50 am

Bulan Pada Suatu Ketika II

;bulan itu suka sepi
Itu sembunyi
Itu sendiri
Itu malu
Walau galau
Tak pernah sendiri

Juli 4, 2009

Bulan Pada Suatu Ketika I

Diarsipkan di bawah: Sastra — Tag: — rizalihadi @ 12:33 pm

Bulan Pada Suatu Ketika I

Ini inginmu pada bulan disuatu ketika;
Aku ingin melihatmu membuka pagiku
Bersama mentari
Aku ingin merasakan panasmu disiangku
Jangan matahari (lagi…)

Juni 22, 2009

“Rhiezalogica”

Diarsipkan di bawah: Sastra — Tag: — rizalihadi @ 3:05 am

“Rhiezalogica”

Bila inginmu berlayar di samuderaku
Jangan gunakan sekocimu
Setidaknya siapkan dua kapal empat layar
atau simpan dua tabung oksigen di dadamu
Tatkala inginmu selami dalamnya

Mei 17, 2009

Sekedar oret-oretan di hari minggu

Diarsipkan di bawah: Pelampiasan Otak — Tag: — rizalihadi @ 8:53 am

Sekedar oret-oretan di hari minggu…
Huh, tak kusangka rasanya lelah juga ketika kita hidup dalam dunia khayal. Aku kira itu mudah sekali. Tinggal “mosisi” trus “mbayangke” singiya-iya. Tapi tak semudah itu, ternyata itu rumit juga. Kita harus mempunyai apa yang disebut “level imajinator” yang tinggi. Untuk memadukan mimpi dan kenyataan agar tidak terperangkap di dalamnya cukup sulit sekali. Terpeleset sedikit saja RSJ sudah menanti. (lagi…)

Mei 4, 2009

Jasad Pada Sebuah Masa

Diarsipkan di bawah: Sastra — Tag: — rizalihadi @ 3:29 am

Jasad pada sebuah masa

Kembali pada sebuah masa dimana aku bisa mengeja “Cinta”

Hatiku tlah terkubur lama

Bukan mati pada kematian

Tapi mati untuk sebuah kehidupan

“Hatiku tlah kumandikan air mata kebahagiaan,

Mengkafaninya dengan kain nafas ketulusan,

Lalu menguburnya dengan segumpal tanah pengharapan”

Maka Hati tlah kubaptis tuk trus hidup

Dan atas nama cinta kuukir nisan pisau kesabaran

Lalu kupahat Astarina diatasnya

Selamanya…

Hidup

Selamanya…

Mati…

Selamanya…

Februari 08

Mei 2, 2009

Tentang “K” “S” dan “N”

Diarsipkan di bawah: Sastra — Tag: — rizalihadi @ 2:44 am

Tentang “K” “S” dan “N”

Pagi yang kau sembunyikan di dadamu

Adalah kelemahan yang kau curi dari gelapku

Setiap detiknya adalah sapuan

Seperti saat kau telanjangi ranting cemara kering

;lenyap sebelum ku ucap (lagi…)

Tulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.